Pengantar tentang kaolin
Kaolin bukan hanya mineral lempung umum di alam, tetapi juga mineral non-logam yang sangat penting. Ia juga disebut dolomit karena warnanya putih. Kaolin murni berwarna putih, halus dan lunak, dengan plastisitas, ketahanan api, suspensi, adsorpsi, dan sifat fisik lainnya yang baik. Dunia kaya akan sumber daya kaolin, dengan total sekitar 20,9 miliar ton, yang tersebar luas. Cina, Amerika Serikat, Inggris, Brasil, India, Bulgaria, Australia, Rusia, dan negara-negara lain memiliki sumber daya kaolin berkualitas tinggi. Sumber daya mineral kaolin Cina termasuk yang teratas di dunia, dengan 267 area penghasil bijih terbukti dan cadangan terbukti sebesar 2,91 miliar ton.
Penerapan kaolin
Bijih kaolin alami dapat dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan kualitas kandungan, plastisitas, dan kehalusan permukaannya. Berbagai bidang aplikasi membutuhkan persyaratan kualitas yang berbeda, misalnya pelapis kertas terutama membutuhkan kecerahan tinggi, viskositas rendah, dan konsentrasi ukuran partikel halus; industri keramik membutuhkan plastisitas, kemampuan bentuk, dan keputihan yang baik setelah pembakaran; bahan tahan api membutuhkan ketahanan panas yang tinggi; industri enamel membutuhkan suspensi yang baik, dan lain sebagainya. Semua ini menentukan spesifikasi produk kaolin dan keragaman mereknya. Oleh karena itu, karakteristik sumber daya yang berbeda sangat menentukan arah ketersediaan sumber daya untuk pengembangan industri.
Secara umum, kaolin batubara domestik (kaolin keras) lebih cocok untuk dikembangkan sebagai kaolin terkalsinasi, terutama digunakan sebagai bahan pengisi dalam berbagai aplikasi. Karena tingkat keputihannya yang tinggi, kaolin terkalsinasi dapat digunakan dalam pembuatan kertas, terutama untuk produksi kertas berlapis berkualitas tinggi, tetapi umumnya tidak digunakan sendiri karena tanah kaolin terkalsinasi terutama digunakan untuk meningkatkan keputihan, dengan dosis yang lebih sedikit daripada tanah kaolin yang dicuci dalam pembuatan kertas. Kaolin non-batubara (tanah liat lunak dan tanah liat berpasir) terutama digunakan dalam pelapis kertas dan industri keramik.
Proses Penggilingan Kaolin
Analisis komponen bahan baku kaolin
| SiO2 | Al22O3 | Air |
| 46,54% | 39,5% | 13,96% |
Program pemilihan model mesin pembuat bubuk kaolin
| Spesifikasi (jaringan) | Bubuk halus 325 mesh | Pengolahan mendalam bubuk ultrahalus (600 mesh-2000 mesh) |
| Program pemilihan peralatan | Mesin penggiling vertikal atau mesin penggiling Raymond | |
*Catatan: pilih mesin utama sesuai dengan kebutuhan output dan kehalusan.
Analisis model penggilingan
1. Raymond Mill: Raymond Mill memiliki biaya investasi rendah, kapasitas tinggi, konsumsi energi rendah, peralatan stabil, dan kebisingan rendah; merupakan mesin penggiling hemat energi yang sangat efisien untuk bubuk halus di bawah 600 mesh.
2. Mesin penggiling vertikal: peralatan skala besar, kapasitas tinggi, untuk memenuhi produksi skala besar. Mesin penggiling vertikal memiliki stabilitas yang lebih tinggi. Kekurangan: biaya investasi peralatan tinggi.
Tahap I: Penghancuran bahan mentah
Bahan kaolin berukuran besar dihancurkan oleh mesin penghancur hingga mencapai ukuran halus (15mm-50mm) yang dapat masuk ke mesin penggiling.
Tahap II: Penggilingan
Bahan kaolin yang telah dihancurkan dikirim ke corong penyimpanan oleh elevator, dan kemudian dikirim ke ruang penggilingan pabrik secara merata dan kuantitatif oleh pengumpan untuk digiling.
Tahap III: Klasifikasi
Bahan yang telah digiling diklasifikasikan berdasarkan sistem klasifikasi, dan bubuk yang tidak memenuhi syarat diklasifikasikan oleh alat pengklasifikasi dan dikembalikan ke mesin utama untuk digiling ulang.
Tahap V: Pengambilan produk jadi
Serbuk yang sesuai dengan kehalusannya mengalir melalui pipa bersama gas dan masuk ke pengumpul debu untuk dipisahkan dan dikumpulkan. Serbuk jadi yang telah terkumpul dikirim ke silo produk jadi oleh alat pengangkut melalui lubang pengeluaran, dan kemudian dikemas oleh tanker serbuk atau mesin pengemas otomatis.
Contoh aplikasi pengolahan bubuk kaolin
Bahan pemrosesan: pirofilite, kaolin
Kehalusan: 200 mesh D97
Kapasitas: 6-8 ton/jam
Konfigurasi peralatan: 1 set HC1700
Penggilingan kaolin dari HCM merupakan pilihan yang sangat bijak untuk bekerja sama dengan perusahaan yang memiliki sistem garansi purna jual yang sempurna. Penggilingan kaolin Hongcheng adalah peralatan baru untuk meningkatkan penggilingan tradisional. Outputnya 30% - 40% lebih tinggi daripada penggilingan Raymond tradisional zaman dahulu, yang sangat meningkatkan efisiensi produksi dan output unit penggilingan. Produk jadi yang dihasilkan memiliki daya saing pasar yang tinggi dan sangat populer di perusahaan kami.
Waktu posting: 22 Oktober 2021



